Ssst... Diam-diam Jokowi Naikkan BPJS, Mumpung Lagi Heboh Corona!

Presiden Jokowi. Foto Setneg

Bangmamad.com – Premi angsuran BPJS Kesehatan untuk kelas I dan kelas II dipastikan mengalami kenaikan dibanding sebelumnya.

Pasalnya, besaran premi angsuran itu dinaikkan secara tiba-tiba dan tanpa ada pengumuman sebelumya dari pemerintah.

Tidak ada keterangan, tidak ada jumpa pers atau apapun.

Bahkan, Presiden Jokowi pun telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 tahun 2020.

Berdasarkan salinan Perpres Nomor 64 tahun 2020, beleid ini merupakan perubahan kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Adapun terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang akan berlaku untuk pemegang premi angsuran kelas I dan kelas II ada tertuang dalam Pasal 34.

Dalam pasal itu disebutkan bahwa biaya premi iuran BPJS Kesehatan Kelas I dan II akan naik mulai Juli mendatang.

Untuk iuran kelas I naik menjadi sebesar Rp150 ribu per orang per bulan.

“Dibayar oleh peserta PBPU dan peserta BP atau pihak lain atas nama peserta,”

Sedangkan iuran kelas II naik menjadi sebesar Rp100 ribu per orang per bulan.

“Dibayar oleh peserta PBPU dan peserta BP atau pihak lain atas nama peserta,” begitu bunyi pasal tersebut.

Pasal ini juga diatur mengenai iuran BPJS Kesehatan untuk kelas III.

Di mana nilai angsurannya masih belum naik, atau masih sebesar Rp 25.500.

Akan teapi, besaran iuran premi kelas III itu akan naik menjadi Rp35.000 per bulan per tahun 2021.

“Iuran Kelas III Tahun 2020 sebesar Rp25.500, tahun 2021 dan tahun berikutnya menjadi Rp 35 ribu,” demikian bunyi pasal tersebut. (psid)

Post a Comment for "Ssst... Diam-diam Jokowi Naikkan BPJS, Mumpung Lagi Heboh Corona!"

Berlangganan via Email