Peristiwa Dibalik Tanggal 20 Mei: Hari Kebangkitan Nasional Hingga Hari Meninggalnya Ali Sodiqin

Gedung Stovia

Bangmamad.com - Beragam peristiwa terjadi pada 20 Mei. Sejumlah peristiwa penting yang terjadi pada 20 Mei pun menjadi catatan sejarah.

Untuk mengingat peristiwa bersejarah yang terjadi pada 20Mei, sebagaimana dikutip dari Wikipedia:

1883 - Gunung Krakatau mulai meletus kemudian menyebabkan kehancurannya tiga bulan kemudian.

Pada 20 Mei 1883, pelepasan uap mulai terjadi secara teratur di Perboewatan, pulau paling utara di Kepulauan Krakatau. Pelepasan abu vulkanik mencapai ketinggian 6 km dan suara letusan terdengar hingga ke Batavia (sekarang Jakarta), yang berjarak 160 km dari Krakatau.

1908 - Organisasi Budi Utomo didirikan oleh dr Sutomo dan para pelajar STOVIA. Diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.

Boedi Utomo adalah sebuah organisasi pemuda yang didirikan Dr Soetomo dan para mahasiswa STOVIA yaitu Goenawan Mangoenkoesoemo dan Soeraji pada 20 Mei 1908. Digagaskan Dr. Wahidin Sudirohusodo, organisasi ini bersifat sosial, ekonomi, dan kebudayaan, tetapi tidak bersifat politik. Berdirinya Budi Utomo menjadi awal gerakan yang bertujuan mencapai kemerdekaan Indonesia, walaupun pada saat itu organisasi ini awalnya hanya ditujukan bagi golongan berpendidikan Jawa. Saat ini tanggal berdirinya Budi Utomo, 20 Mei, diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.

1981 – Hari Kelahiran Mantan Penjaga Gawang Asal Spanyol Iker Casillas

Iker Casillas Fernández lahir di Móstoles, Madrid, Spanyol, 20 Mei 1981. Ia merupakan seorang pemain sepakbola yang berposisi sebagai penjaga gawang.

Dia adalah mantan penjaga gawang FC Porto dan pernah menjabat sebagai kapten timnas Spanyol. Casillas memulai kariernya di klub sepak bola kota kelahirannya Real Madrid dan bergabung pada usia 8 tahun. Ia juga bagian dari timnas remaja Spanyol dan memenangkan kejuaraan UEFA-CAF Meridian Cup dan Kejuaraan Dunia Remaja FIFA pada tahun 1999.

Pria setinggi 182 cm ini datang di Real Madrid pada La Liga musim 1999/2000. Ia adalah penjaga gawang yang meraih penghargaan sarung tangan emas pada Piala Dunia 2010.

2002 - Timor Timur menjadi negara Timor Leste setelah resmi lepas dari Indonesia tahun 1999.

Pada 30 Agustus 1999, dalam sebuah referendum yang disponsori PBB, mayoritas rakyat Timor Timur memilih lepas merdeka dari Indonesia. Segera setelah referendum, milisi anti-kemerdekaan Timor-Leste, yang diorganisir dan didukung militer Indonesia, memulai kampanye militer bumi hangus. Milisi membunuh sekitar 1.400 rakyat Timor Timur dan dengan paksa mendorong 300.000 rakyat mengungsi ke Timor Barat.

Mayoritas infrastruktur hancur dalam gerakan militer ini. Pada 20 September 1999, Angkatan Udara Internasional untuk Timor Timur (INTERFET) dikirim ke Timor Timur untuk mengakhiri kekerasan. Setelah masa transisi yang diorganisasi PBB, Timor Timur diakui secara internasional sebagai negara dan secara resmi merdeka dari Indonesia pada 20 Mei 2002. Sebelumnya bernama Provinsi Timor Timur, ketika menjadi anggota PBB, mereka memutuskan memakai nama Portugis "Timor Leste" sebagai nama resmi.

2008 - Mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin Meninggal Dunia

Ali Sadikin adalah seorang letnan jenderal KKO-AL (Korps Komando Angkatan Laut) yang ditunjuk Presiden Soekarno menjadi Gubernur Jakarta pada tahun 1966 yang kemudian diduetkan dengan tokoh Sunda lainnya Laksamana Muda Udara Raden H Atje Wiriadinata untuk membangun Ibu Kota Republik.

Ali meninggal di Singapura pada hari Selasa, 20 Mei 2008. Dia meninggalkan lima anak lelaki dan istri keduanya yang ia nikahi setelah Nani terlebih dahulu meninggal mendahuluinya.(okezone)

Post a Comment for "Peristiwa Dibalik Tanggal 20 Mei: Hari Kebangkitan Nasional Hingga Hari Meninggalnya Ali Sodiqin"

Berlangganan via Email