Pemprov DKI Jakarta Tegaskan Mudik Lokal Dilarang, Lah Kok Beda!

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo (Dok iNews)

BM News - Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, melarang kepada seluruh masyarakat yang berdomisili di kawasan Jabodetabek agar tak melaksanakan mudik lokal usai lebaran nanti. Hal itu mengingat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih berlangsung di wilayah Ibu Kota.

Seperti diketahui, berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB. Pasal 18 ayat 1 Pergub 33/2020 tercantum semua kegiatan pergerakan orang dan/atau barang dihentikan sementara, kecuali untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan kegiatan yang diperbolehkan selama pemberlakuan PSBB, Beberapa kegiatan yang diizinkan selama PSBB, yaitu terkait kesehatan, keamanan dan ketahanan, serta pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Artinya, kalau mudik (lokal) otomatis tidak diperbolehkan,” kata Syafrin kepada wartawan, Jumat (15/5/2020).

Dia meminta untuk tahun ini aktivitas silaturahmi setelah merayakan hari yang fitri dengan sanak saudara ditunda dahulu atau hanya melalui daring saja. Hal itu mengingat masih ada beberapa kawasan di Jabodetabek yang masih berstatus zona hijau atau tidak ada kasus positif virus corona.

“Mari sayangi keluarga kita. Dari kawasan Jabodetabek itu tentu ada zonanya yang masih hijau. Contohnya, Kepulauan Seribu. Jika terjadi mudik lokal, bisa jadi apa saudara kita yang ada di pulau,” katanya.

Dia mengaku akan mengintensifkan penjagaan di setiap 33 cek poin yang tersebar di wilayah Ibu Kota, sehingga tak ada yang lolos untuk menjalani mudik lokal di kawasan Jabodetabek. Nantinya, pengawasan itu akan didampingi juga dengan aparat kepolisian dan Satpol PP sekaligus penegakan sanksi yang tercantum di dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 41 Tahun 2020 .

“Sama-sama kita jaga saudara kita agar tidak terpapar dr covid 19. Tentu dengan berdisiplin dalam PSBB, kita harapkan PSBB tidak diperpanjang dan situasinya tetap normal,” ujarnya. (inews)

Post a Comment for "Pemprov DKI Jakarta Tegaskan Mudik Lokal Dilarang, Lah Kok Beda!"

Berlangganan via Email