Corona Menyebabkan Pasar Mobil Menurun Drastis

Corona Menyebabkan Pasar Mobil Menurun Drastis
BMNews -- Penjualan mobil di Tanah Air mulai terpukul akibat pandemi Covid-19 dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di banyak daerah. Hal ini tampak dari penjualan per April lalu dari merek otomotif yang sudah melansir penjualan ritelnya.

Pemain terbesar kedua di Indonesia selama satu dekade terakhir, Daihatsu, hanya mencatat penjualan ritel 5.160 unit di April lalu. Volume ini turun lebih dari 50 persen dibandingkan bulan sebelumnya (Maret).

Penjualan ritel April tersebut didapat dari total penjualan ritel periode Januari-April tahun ini yang 44.346 unit yang dikurangi total penjualan per Maret yang 39.186 unit.

Namun, penurunan penjualan Daihatsu ini tidak sedrastis Honda.

Sebelumnya PT Honda Prospect Motor melaporkan penjualannya anjlok hingga 82 persen menjadi 1.855 unit di April tahun ini dibandingkan Maret.

"Daerah yang menerapkan PSBB itu setara dengan 70 persen pasar otomotif nasional. Pada April tahun lalu penjualan ritel kami lebih dari 10 ribu unit, tapi tahun ini hanya 1.855 unit," ujar Yusak Billy, Business Inovation and Sales & Marketing Director Honda Prospect Motor (HPM), pekan lalu.

Amelia Tjandra, Marketing Director ADM, menjelaskan sampai saat ini Daihatsu terus menerapkan peraturan pemerintah tentang PSBB dengan menghentikan produksi sementara pabriknya. Dalam hal pelayanan, outlet dan bengkel resmi di Jakarta dan wilayah yang menerapkan PSBB juga memberhentikan sementara operasionalnya.

Namun, pelanggan dapat tetap mengakses layanan Daihatsu via online melalui laman resmi astra-daihatsu.id dan aplikasi Astra Daihatsu Mobile.

“Kami prihatin dengan kondisi pasar yang saat ini mengalami penurunan secara drastis akibat wabah Covid-19. Kami berharap kondisi ekonomi Indonesia ini dapat segera pulih dan pasar otomotif dapat bangkit dan berkembang kembali,” ujar Amelia.

MPV Sigra Masih Model Terlaris

Di periode Januari–April tahun ini, total penjualan ritel Daihatsu mencapai 44.346 unit dengan kenaikan pangsa pasar menjadi 18,2 persen terhadap penjualan ritel nasional yang 243.634 unit. Sedangkan wholesales, Daihatsu meraih 49.443 unit dengan pangsa pasar naik menjadi 20,2 persen.

Model Sigra tetap mendominasi dengan raihan 12.868 unit atau berkontribusi terbesar; 29%, terhadap total penjualan ritel PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Kontributor terbesar kedua adalah Gran Max Pick-Up sebanyak 8.805 unit (19,9 persen) dan Terios 7.131 unit (16,1 persen).

Selanjutnya Ayla menyusul dengan volume mencapai 5.332 unit (12 persen), Xenia 5.092 unit (11,5 persen), dan Gran Max Mini Bus 3.911 unit (8,8 persen). Untuk model Daihatsu lainnya, yakni Luxio dan Sirion, totalnya mencapai 1.207 unit (2,7 persen)

Post a Comment for "Corona Menyebabkan Pasar Mobil Menurun Drastis"

Berlangganan via Email