15 Tempat Wisata Terbaik di Banyuwangi yang Harus Kamu Kunjungi

Bangmamad.com - Sahabat traveling, mungkin saat ini kita tengah bingung dengan situasi pandemi yang tak menentu. Bang Mamad juga rasakan itu, saking bingungnya website berbagi info jalan-jalan ini sempat diubah menjadi website berita.

Karena kecintaan pada petualangan dan para pembaca setia website ini kembali memberikan informasi seputar traveling dan berharap sekali bermanfaat bagi kalian para pembaca.

Yakinlah kata Raden Ajeng Kartini "habis gelap terbitlah terang", habis Corona kita lanjut jalan-jalan.

Kali ini Bang Mamad mengajak teman-teman semua untuk mengunjungi salah satu daerah di Jawa Timur yang punya objek wisata lagi ngehits dan mendunia. Ya, kali ini kita akan ke Kabupaten Banyuwangi yang super indah.

Berikut ini Bang Mamad rekomendasikan untuk Anda kunjungi  di Banyuwangi, jika nanti waktunya liburan dan Corona telah usai.

1. Pulau Merah Banyuwangi




Pantai Pulau Merah merupakan salah satu pantai terindah yang ada di Banyuwangi. Pantai ini terkenal disebabkan di pantai ini terdapat sebua bukit hijau kecil dengan tanah berwarna merah yang lokasinya tak jauh dari bibir pantai.

Dengan naiknya dunia pariwisata Banyuwangi, tempat ini menjadi salah satu wisata hits yang banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara dan dalam negeri.


Credits to: @anglurselurr_ via instagram


Pantai ini berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pantai Pulau Merah berlokasi di bagian selatan Banyuwangi.

Keindahan Pantai Pulau Merah adalah ketika matahari terbit dan terbenamnya. Sayangnya pantai ini dibuka pukul 07.00, jadi kalian tidak dapat menikmati sunrise di pantai ini.

Pemandangan alam di pantai ini benar-benar mempesona guys. Gradasi air laut, pemandangan alam sekeliling, dan deburan ombak yang menyentuh bibir pantai menjadikan suasana pantai ini begitu menenangkan. 

Saat senja tiba, suasana romantis begitu terasa di pantai ini. Jadi bagi kalian ingin menikmati pantai ini bersama pasangan, waktu senja adalah waktu terbaik untuk mengunjungi tempat ini.

Untuk memasuki Pantai Pulau Merah kalian tak perlu mengeluarkan uang yang besar guys. Di pantai ini tiket masuk hanya sebesar Rp8.000, dan biaya parkir. Untuk kendaraan roda empat biayanya adalah Rp5.000,- dan kendaraan roda dua Rp2.000,- saja.

Untuk fasilitas di Pantai Pulau Merah ini terbilang lengkap. Ada warung, musholla, pedagang souvenir, penjual makanan, dan beragam fasilitas lainnya di jamin akan membuat kalian semakin betah berada di pantai ini.

Untuk penginapan, jangn khawatir guys. Di dekat lokasi pantai ini terdapat beberapa resort dan penginapan yang tersedia dengan harga cukup murah. Harga mulai Rp100.000,-an, tergantung yang mana yang ingin kamu pilih.

Di pantai ini banyak hal menarik yang dapat kalian lakukan diantaranya berenang, snorkling, berselancar, dan menjelajahi pantai yang begitu luas dan indah ini. Sayang sekali jika kamu ke Banyuwangi tanpa mengunjungi pantai ini ya sahabat!.


2. Taman Nasional Baluran

Credits to: @asstry06_ via instagram



Tempat kedua yang menurut Bang Mamad sayang untuk lewatkan ialah Taman Nasional Baluran.

Taman ini menjadi salah satu taman nasional yang mampu memberikan kesejukan di tengah populasi hutan di Jawa yang boleh dibilang telah sangat minim.

Taman nasional Baluran ini merupakan salah satu taman nasional terindah yang dimiliki Indonesia. Saking indahnya, taman nasional ini disebut-sebut sebagai “Little Africa In Java’.




Taman Nasional Baluran memiliki luas kawasan sekitar 25.000 hektar. Oh ya ketika menyusuri kawasan konservasi ini, jangan kaget ya jika teman-teman menemukan banyak jalanan yang berlubang. 

Karena jalan tersebut gak bisa ditambah kayak hati kamu. Eh salah, maksudnya karena kawasan ini berstatus taman nasional jadi jalanan yang ada dibiarkan begitu saja, agar tidak ada manusia serakah yang akan merusak kawasan ini demi kekayaan pribadinya.

Disini, sahabat semua akan berkenalan dengan beberapa hewan-hewan yang dilindungi misalnya banteng, kerbau, rusa, kera berekor panjang.

Nah, untuk spot kekinian dan instagramable, di tempat ini terdapat sebuah padang rumput yang sangat luas. Tempat ini indah banget untuk dijadikan lokasi foto.

Ada beberapa hal yang menarik di kawasan Taman Nasional Baluran ini, diantaranya adalah hutan musim, hutan abadi (evergreen), dan savana bekol dengan latar belakang gunung yang begitu eksotis.

Oh ya di tempat ini terdapat pula pantai yang berpasir putih dengan nama Pantai Bama. Pantai yang eksotis dengan pemandangan alam yang begitu menakjubkan.

Harga tiket masuk disini cukup murah di hari weekday, Kalian harus membayar 15 ribu rupiah. Kalau wisatawan mancanegara harus membayar 150 ribu rupiah.

Kawasan ini merupakan kawasan alam liar, jadi kalian harus berhati-hati ya. Selain itu, pertimbangkan juga manajemen waktu jika kalian berkunjung ke tempat ini. Jangan sampai keasyikan hingga keluar kemalaman. Bisa berbahaya.

Taman Nasional Baluran ini terletak di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Banyuwangi, Jawa timur. Kawasan ini memang perbatasan antara kedua kabupaten tersebut.

3. Pantai Parang Semar



Inilah salah satu pantai yang harusnya menjadi destinasi yang tak boleh ketinggalan ketika berkunjung ke Banyuwangi.

Pantai Parang Semar merupakan salah satu tempat yang amat menarik untuk kamu kunjungi. Eks tempat galian pasir illegal dekat pesisir pantai, di Dusun Purwosari, Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi ini di sulap menjadi tempat menarik.

Meskipun tidak seindah pantai Pulau Lima, pantai ini juga memiliki fasilitas yang cukup lengkap seperti parkir kendaraan, taman bermain anak, toilet, tempat sampah dan lapangan untuk kegiatan berkemah.

Tentunya tempat ini menjadi salah satu alternatif wisata yang akan membuat perjalanan wisata kalian berkesan guys.

4. Kawah Ijen

Credits to: @bondowoso_traveller via instagram

Ini merupakan tempat wisata favorit di Banyuwangi dan sangat sayang untuk kalian lewatkan guys.

Kawah Ijen merupakan tujuan wisata yang berlokasi di antara kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso. Kawasan Kawah Ijen sendiri dikunjungi lebih dari dua ribu pengunjung setiap bulannya.

Kawah Ijen memang sejak dahulu menjadi salah satu tempat wisata yang mengundang rasa penasaran banyak orang. Tentunya hal ini dikarenakan terdapat berbagai hal menarik yang dapat disaksikan di Kawah Ijen, mulai dari fenomena Blue Fire hingga sunrise point.

Nah sahabat, sebelum kalian mengunjungi tempat ini, sebaiknya kamu mengenal dulu hal-hal berikut ini agar persiapan kalian matang sebelum kesana. Apa saja?

credit by @olewandowska via instagram

Jalanan menuju Kawah Ijen yang curam

Oh ya untuk menuju lokasi kalian harus melewati jalanan via Banyuwangi yang cukup menanjak. Persiapan kendaraan dan fisik kalian sebelum berangkat ya guys. Apalagi kalau kamu berkendara di malam hari. 

Harus musti ekstra hati-hati sebab jalanan yang harus kamu lewati menanjak mendekati 45 derajat.

Suhu di area Kawah Ijen yang ekstrim

Suhu di kawah ini rasanya gak beda dengan Bromo, area Kawah Ijen ini juga punya suhu yang cukup ekstrim. Jika kalian berkunjung pada bulan Mei sampai September suhu di area kawah Ijen bisa mencapai 5 derajat celcius.

Nah untuk itu, sahabat semua harus siapkan baju hangat agar tidak mengalami hypotermia di gunung. Terutama ketika menunggu teman di puncak kawah.

credit by @rumahbatahomestay via instagram

Warung makan di area parkir

FYI, di area parkir kendaraan terdapat banyak warung makan (Paltuding). Di tempat ini pengunjung bisa menikmati teh panas sebelum mendaki atau setelah mendaki. Jadi jika sobat lupa membawa makanan dan minuman dari rumah, gak perlu khawatir ya!

Jalur pendakian

Oh ya untuk mencapai puncak Kawah Ijen kamu harus jalan kaki sekitar 3 kilometer. Oh ya satu kilo boleh dibilang medan ringan mendatar dan 2 kilometer medan menanjak juga berkelok-kelok.

Banyak pengunjung yang tak kuat sampai puncak akibat kelelahan dan kedinginan. Apalagi jika mereka menderita penyakit jantung dan asma. Pastikan kalian sehat ya sebelum mendaki dan ingat bawa barang secukupnya.

Warung Pondok Bunder
Oh ya guys, saat berada di sekitar kilometer 2, kalian akan ketemu dengan sebuah pondok yang menyediakan teh hangat atau kopi. Kalau seandainya tubuhmu begitu lelah dan kelaparan, kalian bisa istirahat di sini.

Ini warung merupakan lokasi para penambang belerang menghitung berat belerang yang mereka kumpulkan sebelum mereka bawa turun. 

Lalu mereka mencocokan jumlah yang mereka dapat ketika sampai bawah. Di sini kalian bisa menghangatkan diri jika masih gelap kedingingan.

Blue Flame atau Blue Fire

Boleh dibilang ini atraksi langka yaitu fenomena Api Biru atau Blue Fire yang di dunia ini hanya ada dua. Dan di Kawah Ijen adalah salah satunya. 

Oh ya, ke tempat ini tidak membawa masker sama dengan bunuh diri. Hal ini dikarenakan gas yang muncul tak tampak jelas jelas di malam hari sehingga sangat berbahaya untuk pernafasan. Selain itu, pastikan juga kalian tidak memiliki penyakit asma.

Sunrise point yang memukau

Tak hanya dapat menyaksikan Api Biru dan Danau Kawah Ijen yang sangat cantik, sunrise di tempat ini juga sangat memukau. Sunrise di Kawah Ijen gak kalah cantiknya dengan Sunrise di Penanjakan, Bromo loh!. Jangan sampai terlewatkan kalau sedang berkunjung di Kawah Ijen.

Harga tiket masuk
Untuk tiket masuk sejak di tulis pada tahun 2020 ini untuk turis lokal dikenakan biaya Rp5.000,- pada hari biasa dan Rp7.500 pada hari libur.

Untuk biaya parkir Rp10.000 untuk roda empat dan Rp5.000 untuk kendaraan roda dua. Jika kalian mau camping di tempat ini, kalian akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp5.000,-.

5. Masjid Muhammad Cheng Hoo

Sumber: jawapos.com

Salah satu tempat wisata religi yang bisa kamu kunjungi adalah Masjid Muhammad Cheng Hoo.

Masjid Cheng Hoo mulai diresmikan pada 26 November 2016 oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto.

Oh ya masjid yang ada di Banyuwangi ini merupakan bangunan Masjid Cheng Hoo ke-10 yang telah didirikan di Indonesia.

Bangunannya khas Tionghoa, sekilas mungkin orang-orang mengira kalau bangunan ini merupakan kelenteng. Ornamen masjid Cheng Hoo ini masih didominasi dengan warna merah, hijau, dan kuning. 

Keunikan lainnya ialah terdapat pada atap masjid ini yang memiliki lima tingkat yang semakin ke atas semakin mengecil, seperti pagoda.

6. Hutan Jawatan Benculuk

credit by @tourbanyuwangi via instagram

Kalian pastinya familiar dengan film trilogi Lord of the Rings? Baiklah dalam film ini, kalian tentunya menyaksikan dunianya para elf. Nah di Jawatan Banculuk ini kalian dapat merasakan atmosfer seperti yang dirasakan peri hutan, Frodo Baggins dan teman-temannya.

Begitu mempesona dan alami. Kawasan yang hijau asri ini ditumbuhi dengan beragam tumbuhan dan pepohonan. Banyaknya tanaman menjalar dan aksen sentuhan sinar matahari semakin membuat wilayah ini terasa begitu eksotis.


credit by @kemanakitaliburan via instagram

Untuk mengakses tempat ini terbilang tidak begitu sulit. Sesuai dengan namanya Jawatan Benculuk ini terletak di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Buka setiap hari dengan harga tiket Rp2.000 saja.

7. Pulau Tabuhan


credit by @dheniel via instagram

Tabuhan merupakan pulau nan eksotis menyatu dengan hamparan pasir putih lembut berpadu indah dengan hijaunya pepohonan. Perpaduan tersebut semakin cantik dengan sekeliling gradasi birunya air laut.

Pulau seluas kurang lebih 6 hektar ini menawarkan keindahan yang dapat menghilangkan penat kalian guys. Di tempat ini kalian bisa bersantai menikmati suasana dengan hembusan angin spoi-spoi.


credit by @indotravellers.co via instagram

Oh ya Pulau Tabuhan ini, kalian dapat menyaksikan keindahan bawah lautnya dengan aktivitas snorkling. Untuk aktivitas ini, biasanya nahkoda perahu yang Anda sewa sebelumnya akan mengantarkan ke spot-spot snorkeling terbaik.

Jika kalian tidak mempunyai peralatan, bisa disewa ya guys. Fasilitas di pulau ini betul-betul membuat kalian tak perlu khawatir. Ya, asal siap kocek saja.

8. Air Terjun Coklak




Air terjun ini memiliki keistimewaan berupa tebing yang sangat indah dan gradasi warna warna air yang beragam. 


Untuk sampai di lokasi air terjun ini, kalian harus trekking selama kurang lebih 40 menit guys. Jadi persiapkan fisik ya. 

Walau begitu melelahkan, Bang Mamad jamin semua itu akan terbayar ketika kalian menyaksikan air terjun indah ini.

Air Terjun Coklak ini terletak di Dusun Darungan di Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Air terjun ini istimewa banget guys!.

Oh ya selain delapan objek wisata di atas, berikut ini objek wisata lain yang amat sayang jika kalian lewatkan di Banyuwangi

  • Air Terjun Bayu Lor Songgon
  • Air Terjun Lider Sumberarum
  • Pantai Boom
  • Bangsring Underwater
  • Kaldera Puncak Sejati
  • Taman Nasional Alas Purwo
  • Mangrove Bedul Ecotourism

Nah, gimana sobat Bang Mamad?. Habis Corona kita siap jalan ya. Jangan lupa ajak si doi. Jaga dan Cintai selalu alam Indonesia ya!

Post a Comment for "15 Tempat Wisata Terbaik di Banyuwangi yang Harus Kamu Kunjungi"

Berlangganan via Email