Teheran Kembali Dibuka Aktivitas Bisnis Meski 5.000 Lebih Angka Kematian Akibat Corona

Warga Iran mengenakan masker untuk mencegah penularan virus Corona. [IRNA]

Bangmamad.com, Jakarta - Setelah puncak wabah Corona mereda di Iran, kota Teheran kembali berdenyut karena sejumlah aktivitas bisnis yang kurang berisiko dibolehkan untuk beroperasi kembali.

Toko-toko, pabrik, dan bengkel melanjutkan kembali aktivitasnya di Teheran. Pengumuman pembukaan kembali sebagian aktivitas bisnis di Iran diumumkan awal April lalu setelah angka kematian akibat virus Corona menurun menjadi 73 kematian pada hari ini. Ini angka terendah sejak 12 Maret lalu.

Beberapa pejabat kesehatan Iran disorot televisi mengunjungi toko-toko seraya mengingatkan agar mereka tetap mengenakan masker saat bekerja. Beberapa pejabat kesehatan lainnya mengawasi toko-toko saat karyawannya membagikan sarung tangan kepada konsumen mereka.

Lalu lintas di jalanan ramai di Teheran sehingga menambah kekhawatiran karena Iran belum sepenuhnya pulih dari wabah Corona.

"Virus Corona masih di tahap wabah di Teheran.. dan lalu lintas yang padat mengakibatkan bertambahnya kekhawatiran," kata Alireza Zali, kepala gugus tugas pemerintah mengatasi virus Corona di Teheran, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Hingga saat ini, Iran belum membolehkan sejumlah bisnis beresiko tinggi untuk beraktivitas kembali seperti teater, area olah raga, sauna, salon kecantikan, pusat perbelanjaan. Adapun restoran hanya dibuka untuk pesanan yang diantar.

Sekolah-sekolah dan kampus juga masih ditutup dan kegiatan pertemuan budaya, keagamaan dan olah raga juga dilarang.

Total kasus infeksi wabah Corona di Iran mencapai 80.868 kasus dan 5.0371 jiwa tewas. (tempo)

Post a Comment for "Teheran Kembali Dibuka Aktivitas Bisnis Meski 5.000 Lebih Angka Kematian Akibat Corona"

Berlangganan via Email