Makanan yang Perlu Anda Hindari Saat Sahur, Apa Alasannya?

BM News - Puasa hanya tinggal menghitung hari saja lagi. Sahur merupakan salah satu sunah puasa yang sangat dianjurkan. Makan sahur menjadi bagian penting untuk mendapat asupan energi selama seharian kita berpuasa. Dengan makan sahur, tubuh jadi tidak mudah lapar dan terus berenergi.

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan menu makan sahur. Makanan sahur harus memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Makanan seimbang seperti karbohidrat, vitamin, dan mineral, sangat penting dipenuhi saat kita sahur.

Makanan dengan gizi seimbang  akan memberikan energi dan rasa kenyang lebih lama. Namun, perlu kita ketahui ada sejumlah makanan yang justru dapat membuat kita cepat lapar. Makanan-makanan ini harus dihindari saat sahur ya, sobat.

Berikut makanan-makanan yang bisa bikin cepat lapar dan perlu dihindari kita saat sahur:

1.  Makanan Manis

Ilustrasi: Makanan Manis Picu Lapar Lebih Cepat

Makanan yang dimaniskan baik dengan pemanis buatan hingga  gula tebu organik, semuanya dapat memicu rasa lapar dengan cepat. Saat sahur  sebaiknya hindari makanan manis seperti permen, roti manis, atau minuman manis. Makanan manis seperti gula dan semua olahannya sangat adiktif karena pelepasan dopaminnya yang tinggi. 

Efek ini juga dapat meningkatkan keinginan Anda untuk makan berlebih yang kemudian memicu penambahan berat badan. Selain itu, konsumsi fruktosa yang berlebihan dapat menyebabkan resistensi terhadap leptin, yaitu hormon penting yang mengatur rasa lapar dan memberitahu tubuh untuk berhenti makan.

BACA JUGA: Cara Simple Buat Roti dengan Rice Cooker

Minuman dan makanan manis juga tidak mengurangi rasa lapar. Ini justru membuat tubuh mudah untuk mengonsumsi kalori dalam jumlah tinggi.

2.  Makanan Asin

Ilustrasi: Makanan Asin Dapat Membuat Anda Cepat Lapar

Studi menunjukkan bahwa makanan asin meningkatkan rasa lapar, karena kebutuhan energi yang lebih tinggi untuk memrosesnya. Makanan asin juga dapat memicu rasa haus dan dehidrasi. Makanan yang mengandung banyak garam termasuk makanan olahan, seperti camilan asin dan sup instan.

Selain itu, mengonsumsi terlalu banyak garam diklaim dapat meningkatkan tekanan darah, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Bahkan beberapa penelitian juga telah mengaitkan asupan garam tinggi dengan peningkatan risiko kanker lambung.


3.  Fast Food
Ilustrasi: Makanan Cepat Saji

Fast food atau makanan cepat saji adalah paket lengkap dari gula, lemak, dan garam. Biasanya makanan simple jenis ini paling sering kita makan ya saat sahur dengan alasan, "simple". Semua komponen ini dapat memicu rasa lapar dengan cepat. Fast food kaya akan kalori ekstra dan sedikit nutrisi. Kombinasi lemak, gula, dan banyak sodium (garam) dapat membuat makanan cepat saji terasa lebih enak bagi sebagian orang. Tetapi diet tinggi natrium dapat menyebabkan retensi air. Ini juga bisa memicu rasa haus berlebih.

BACA JUGA: Resep Ramadhan 3: Resep Kolak Pisang Gula Merah ala Yummy

Sebagian besar makanan cepat saji, termasuk minuman dan makanan sampingan, sarat dengan karbohidrat dengan sedikit atau tanpa serat. Ketika sistem pencernaan memecah makanan ini, karbohidrat dilepaskan sebagai glukosa (gula) ke dalam aliran darah. Ini bisa menyebabkan risiko penyakit jantung dan pencernaan.


4.  Roti Putih
Ilustrasi: Roti putih dapat meningkatkan kadar insulin yang menyebabkan lapar dengan cepat

Roti putih mungkin pilihan makanan sahur yang praktis. Namun, makanan ini dapat memicu rasa lapar dengan cepat. Roti putih dibuat dengan tepung gandum yang telah melalui banyak proses pengolahan sehingga menjadi rendah serat. Roti putih dapat meningkatkan kadar insulin yang menyebabkan lapar dengan cepat.

Kandungan karbohidrat tinggi roti dapat meningkatkan gula darah dan rasa lapar. Roti putih juga dapat meningkatkan berat badan serta risiko diabetes dan sindrom metabolik. Roti putih terbuat dari tepung olahan. Biji-bijian olahan telah mengalami proses yang menghilangkan protein, mineral, lemak sehat dan vitamin B.

5.  Daging Olahan
Ilustrasi: Daging Olahan Tidak Membuat Kenyang Bertahan Lama

Semua daging yang telah diasap, diasinkan, dikeringkan atau dikalengkan dianggap sebagai daging olahan. Daging olahan seperti sosis, nugget, kornet, dan jenis lainnya juga tak baik dikonsumsi berlebih saat sahur.
Daging olahan cenderung lebih cepat dicerna yang kemudian dapat meningkatkan rasa lapar. Makanan olahan seringkali tinggi lemak dan rendah serat.

6.  Makanan dengan MSG
Ilustrasi: Makanan Ber MSG Satu Ini Paling Digemari

MSG mungkin bisa menjadi pilihan untuk menyedapkan masakan. Namun, jika dikonsumsi saat sahur, makanan dengan MSG dapat memicu lapar dengan cepat. MSG, atau monosodium glutamat telah terbukti secara kimia memicu nafsu makan. MSG bisa memengaruhi leptin, hormon yang membantu mengatur tubuh dengan menghambat rasa lapar.

Hormon leptin diproduksi oleh sel-sel lemak tubuh, dan memberitahu otak bahwa tubuh memiliki cukup lemak yang tersimpan. Dengan kata lain, leptin memberitahu tubuh untuk tidak perlu makan lebih banyak dan mengurangi rasa lapar. Dengan mengonsumsi makanan ber-MSG, hormon ini akan terganggu dan memicu rasa lapar berlebih, bahkan sesaat setelah makan. (Lip)

Berlangganan via Email