Benarkah Neymar Akan Jadi Pemain Termahal Sepanjang Masa?

Bangmamad.com - Harga transfer pemain melewati angka 100 juta euro dipercaya cuma akan jadi masa lalu saat epidemi virus corona usai serta sepak bola kembali lagi diteruskan kelak. Bursa transfer dipercaya akan beralih mencolok, tidak sama dengan awalnya. 

Sekarang sebagian besar club Eropa sedang hadapi intimidasi krisis finansial sebab musim yang dihentikan sementara. Tanpa ada sepak bola bermakna tanpa ada penghasilan, neraca keuangan dapat berat samping, serta buat tim-tim paling besar. 

sumber : instagram @ Neymarjr

Kelak, saat musim kembali lagi diteruskan serta bursa transfer dibuka, tim-tim paling baik juga akan mengganti langkah mereka. Bursa transfer akan sepi, sedikit pembelian mahal seperti beberapa tahun awalnya. 

Perkembangan itu terdengar jelek, tetapi sebetulnya terletak bagian positif yang pantas diperhitungkan. Apakah itu? Baca sedetailnya berikut ini ya, Bolaneters! 

Masa Pasca-Neymar 
Beberapa tahun kemarin, PSG serta Barcelona mengakibatkan kerusakan ekosistem transfer dengan kepindahnya Neymar. Waktu itu PSG pecahkan rekor dunia dengan keluarkan 222 juta euro buat memperoleh bintang Brasil itu. 

Transfer masif ini mengganti beberapa hal, sepak bola belum pernah sama kemudian. Harga pemain membumbung tinggi. Sebutlah saja transfer Philippe Coutinho, Ousmane Dembele, Harry Maguire, Kepa Arrizabalaga, serta deretan pembelian mahal yang lain. 

Sekarang, epidemi virus corona disangka dapat mengganti kondisi itu. Pakar ekonomi asal italia, Marco Bellinazzo, berasa jika inflasi harga pemain cuma akan jadi masa lalu. 

" Gelembung yang ada karena transfer Neymar ke PSG akan pecah. Inflasi pembelian pemain sesudah transfer Neymar ke PSG cuma akan jadi masa lalu. Akan susah lihat negosiasi sebesar itu lagi, " tutur Bellinazzo. 

Sepi Konsumen, Susah Jual 
Yang penting dimengerti, kritis finansial ini akan memaksakan club jual beberapa pemain mereka. Tetapi, sebab club konsumen hadapi permasalahan yang sama, pemasaran bisa saja macet serta berefek makin jelek. 

" Tidak terletak lagi transfer sebesar 100 juta euro buat pemain seperti Dembele. CIES memprediksi jika nilai pemain sudah turun sebesar 30 %, " tambah Bellinazzo. 

" Bila semua club ingin melakukan perbaikan keuangan mereka, akan susah buat beli pemain. Kritis ini akan jadi permasalahan lain buat club seperti Juventus, yang habiskan uang banyak beberapa waktu paling akhir serta umumnya melakukan perbaikan permasalahan keuangan mereka dengan pemasaran pemain, " tutupnya. 

Akhirnya, bursa transfer akan datang dipercaya akan lebih disemarakkan transisi atau peminjaman pemain, bukan pembelian pada harga tinggi.

Post a Comment for "Benarkah Neymar Akan Jadi Pemain Termahal Sepanjang Masa? "

Berlangganan via Email