Antibiotik yang Tepat Untuk Obati Jerawat

BM News - Antibiotik sering digunakan untuk mengobati jerawat yang disebabkan oleh bakteri. Penggunaan antibiotik mampu memperbaiki penampilan kulit berjerawat, dengan membunuh bakteri penyebab timbulnya jerawat.

ilustrasi: Pemilihan Antibiotik untuk Jerawat sangat diperlukan (foto: cnn)

Namun demikian,  tidak semua jenis jerawat perlu diobati menggunakan antibiotik. Pengobatan jerawat tergantung dari usia, tingkat keparahan jerawat, dan riwayat pengobatan jerawat sebelumnya. Pada umumnya, dokter menyarankan penggunaan antibiotik untuk mengatasi jerawat yang mungkin dapat meninggalkan bekas, atau jerawat yang tergolong parah.

Antibiotik untuk jerawat ada yang berbentuk oles (topikal) dan ada juga yang langsung diminum (oral). Antibiotik topikal membunuh bakteri yang ada pada kulit anda, tepatnya di area yang dioleskan antibiotik. Sedangkan antibiotik oral membunuh bakteri dalam pori-pori kulit secara keseluruhan.

Berikut ini beberapa pilihan antibiotik untuk jerawat yang umum direkomendasikan oleh dokter, di antaranya:

1. Clindamycin

Adalah salah satu antibiotik untuk jerawat yang termasuk ke dalam golongan linkosamid. Clindamycin yang dipakai untuk mengatasi jerawat umumnya adalah berbentuk topikal atau oles, meski tersedia pula dalam bentuk obat minum.

2. Erythromycin

Erythromycin juga salah satu antibiotik untuk jerawat, yang termasuk ke dalam golongan antibiotik macrolide.

3. Doxycycline

Doxycycline merupakan antibiotik oral golongan tetracycline yang bekerja menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Bekerja optimal jika diminum pada waktu perut kosong, yakni satu jam sebelum makan atau dua jam setelah makan bagi penderita sakit maag.

Penggunaan antibiotik untuk jerawat harus berdasarkan anjuran dan resep dokter. Karena dokter perlu menilai kondisi jerawat dan kebutuhan penggunaan antibiotik untuk jerawat. Selain itu, bagi ibu hamil hendaknya berhati-hati, sebab, sebagian antibiotik dapat mengganggu kehamilan dan janin, sehingga perlu dihindari.


Menggunakan antibiotik untuk jerawat tidak boleh sembarangan, karena penggunaan antibiotik yang tidak tepat bisa meningkatkan risiko resistensi antibiotik.

Penggunaan antibiotik untuk jerawat mungkin akan digabungkan dengan obat oles yang mengandung retinoid atau benzoyl peroxide untuk meningkatkan efektivitas pengobatan dan menurunkan risiko terjadinya resistensi antibiotik. (alodokter)

Post a Comment for "Antibiotik yang Tepat Untuk Obati Jerawat"

Berlangganan via Email