Menakjubkan, Inilah Telaga Biru Surga Tersembunyi di Jangkat Yang Harus Kamu Kunjungi

Wisata Jangkat - Jangkat merupakan salah satu kecamatan yang berada di wilayah administratif Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Daerah ini terkenal dengan berbagai potensi di bidang pertanian di antaranya kopi, kayu manis dan sayur mayur lainnya.

sumber : @bovidatria via instagram
Jangkat memiliki keindahan alam yang begitu mempesona. Buktinya daerah ini masuk dalam program acara jalan-jalan terpopuler di Indonesia yang ditayangkan oleh salah satu stasiun TV swasta nasional.

Perjalanan ke Jangkat terbilang tak mudah. Dari kota Jambi menuju ibukota kabupaten Merangin yaitu kota Bangko dengan waktu tempuh sekitar 5 jam lebih.

Dari kota Bangko Anda harus memacu kendaraan Anda ke arah Kerinci dan nantinya akan bertemu simpang menuju Jangkat yang berada di kecamatan Bangko Barat.


foto bersama menuju Tanjung Alam
Kali ini Bang Mamad bersama sahabat petualangan akan mengunjungi sebuah surga tersembunyi yang berada di Desa Tanjung Alam, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin.

Setiba di Bangko Barat kami harus melanjutkan perjalanan yang cukup melelahkan menuju Desa Dusun Tuo, Kecamatan Lembah Masurai. Kecamatan ini merupakan salah satu kecamatan yang berdampingan dengan Kecamatan Jangkat.

Kami memilih menginap di sini karena perjalanan terasa begitu melelahkan jika harus di lanjutkan. Apalagi selama perjalanan terasa kurang menarik karena hanya melewati perkebunan dan kelokan yang luar biasa menguras hati dan pikiran.

Jalan yang sempit dan menikung membuat kita tidak bisa memacu kendaraan dengan cepat. Harus benar-benar ekstra hati-hati karena bisa-bisa kendaraan kita masuk ke dalam jurang.

Tepat pukul 15.30 wib kami tiba di Dusun Tuo dan beristirahat sejenak. Kemudian pukul 16.00 kami lanjutkan dengan mengunjungi salah satu air terjun terindah di Jangkat yaitu Air Terjun Sigerincing. 

Setelah puas mandi di air terjun Sigerincing, kami pun beristirahat dan merencanakan destinasi yang akan kami kunjungi esok hari. Dari hasil perundingan kami, maka kami bersepakat untuk mengunjungi Telaga Biru dan Air Terjun Lematang.

Kami memilih mengunjungi lokasi tersebut karena kami berpikir tempat tersebut tak kalah menarik dengan keindahan Danau Kumbang yang ada di Gunung Masurai.



Kira-kira pukul 07.45 wib kami beranjak dari tempat kami menginap menuju Desa Tanjung Alam. Perjalanan dari Dusun Tuo ke Desa Tanjung alam menyajikan pemandangan sangat menakjubkan.

Di kiri dan kanan kami tersaji hamparan pegunungan dan bebukitan yang dikelilingi awan-awan yang menambah keeksotisannya. Di tambah lagi lahan perkebunan warga yang begitu subur dan indah.


Aldi berfoto di Danau Pauh yang cantik
Sebelum ke Danau Telaga Biru kami singgah sebentar di Danau Pauh yang terletak di Desa Pulau Tengah. Danau ini sangat bersih dan indah dengan latar belakangtiga pegunungan di belakangnya. Di sini kami hanya sebentar saja.

Kami pun ingin singgah di Hesti's Garden di Desa Muaro Madras dan ternyata Taman Bunga yang pernah hits di Jangkat ini suah tidak terawat lagi dan menjadi semak-semak. Sangat disayangkan !.

Perjalanan kami lanjutkan, dan ternyata kami sudah jauh melewati Desa yang kami tuju. Hal tersebut karena papan nama desa sangat kecil dan tak kelihatan. Bahkan kami sampai 3 kali bolak balik dan bertanya untuk mencari lokasi desa ini.

Akhirnya ketemu juga, padahal pas lewat tadi mataku fokus kepada bunga-bunga yang berada di dekat papan nama Desa Tanjung alam yang begitu kecil.

Di situ ditulis bahwa untuk ke lokasi Desa ini berjarak 3000 meter dari pintu masuk. Dan untuk diketahui bahwa jalan yang harus kami tempuh adalah jalan tanah dan kondisinya sangat parah.

Bisa-bisa kita akan jatuh kalau tidak hati-hati menuju Desa Tanjung Alam ini. Sampai di Desa ini kami bertanya ke warga di mana lokasi telaga biru. 



Nah, setelah diberi tahu warga kami melanjutkan perjalanan menuju telaga biru dengan sepeda motor kami. Jalanannya luar biasa sempit. Kondisinya berbatu dan berlubang. Sangat harus hati-hati.

Perjalanan ke Telaga Biru ini terbilang tidak mudah. Meskipun pemandangan sangat indah, fokus kita pastinya akan melihat jalanan yang tidak rata. 

Sesekali akan kita temui petani kopi yang sedang merawat ladang kopinya. Sampailah kami ke pondok warga yang berada di dekat pendakian. Kami lihat jalannya begitu ekstrem. Dan kami coba untuk naik. Dan ternyata Husein dan Darwin jatuh. 

Ya karena kondisi itu terpaksa kami parkir motor kami di bawah dan jalan kaki menuju lokasi Telaga Biru. Sebenarnya kalau pakai motor Trail, kita bisa sampai ke gerbang Rimba untuk ke Telaga Biru dan Air Terjun Lematang ini.

Hal konyol yang kami lakukan ialah hanya membawa bekal martabak yang kami beli di simpang menuju ke Danau Pauh tadi. Tanpa air minum dan tanpa cadangan makanan yang cukup kami nekat untuk ke Telaga Biru.


pendakian ke Telaga Biru
Bayanganku ke Telaga Biru ini medannya mudah seperti ke Danau Kaco Kerinci ataupun Danau Gunung Tujuh. Ternyata salah, medan yang harus kami lalui ini adalah mendaki bukit dengan kondisi jalan menanjak sampai ke pintu rimba.

Temanku Anshori sebenarnya sudah ingin menyerah dan pucat. Akupun juga sebenarnya. Tapi, jiwa motivatorku dan Alvin keluar dan menyemangati Anshori kalau sebentar lagi akan sampai.

Ternyata untuk sampai ke pintu memasuki kawasan hutan lokasi Telaga Biru dan air terjun Lematang kami harus berjalan menanjak hampir dua jam. Sungguh perjuangan yang menguras tenaga.

Setelah medan yang begitu sulit kami lalui, tibalah kami di kawasan hutan yang kondisi awalnya juga menanjak. Namun, karena kondisinya sangat sejuk maka perjalanan menanjak tidak begitu terasa.


Kondisi Hutan Menuju Telaga Biru
Berjalan sekitar 20 menit di hutan, kami pun bertemu dengan sungai kecil yang airnya sangat jernih. Akhirnya Tuhan berikan bekal kepada kami untuk melepas dahaga. Dan karena licin, Alvin di sini jatuh. Jadi harap hati-hati ya kalian kalau ketemu sungai kecil di Hutan ini. Batunya sangat licin.

Terus berjalan, kami bertemu hutan yang kondisi pohonnya ditutupi lumut yang sangat cantik. Sangat indah dipandang mata dan kamipun berfoto di tempat ini. Kemudian perjalanan dilanjutkan. 
Pondok di Telaga Biru
Setelah berjalan di hutan sekitar tigapuluh menit kamipun sampai. Kami pun shalat dan beristirahat sebentar. Waktu itu jam menunjukkan pukul 14.38 dan kami start jalan jam 11.56.

Pesona keindahan alam di tempat ini begitu luar biasa. Memang Telaga Biru ini sangat cantik. Kejernihan air berwarna biru tak kalah cantiknya dengan Danau Kaco di Kerinci.


airnya seperti es
Kami pun bergantian berfoto dan melakukan cliff jump. Ternyata air di tempat ini sangat dingin sedingin es.

Aku dan teman-teman merasa takut sebenarnya berenang di tempat ini. Karena sangat dalam kondisi airnya dan kalau lama-lama bisa keram.

ekspresi Darwin yang kedinginan
Kami hanya sesekali melompat dan berenang di tempat ini. Setelah puas berenang dan berfoto, kami melanjutkan perjalanan ke Air Terjun Lematang.

Hanya 30 menit kami pun sampai. Jalanannya sangat ekstrem. Bagi kalian ke sini jangan lupa untuk membawa tongkat sebagai penyangga kalau nanti kita terpeleset karena medan yang curam.

Sesekali kami berjumpa dengan bunga hutan yang begitu indah. Air Terjun Lematang sangat eksotis dan sejuk.


Photo by : @fadlyluckynzt_ via instagram
Di tempat ini kami tidak mandi dan hanya sanggup untuk berfoto-foto. Tak lama di sini kami pun pulang.

Perjalanan pulang tak lama. Hanya butuh waktu satu jam setengah kami sampai ke tempat kami memarkir motor. Kaki rasanya begitu lelah. 

Dan kami pun pulang kembali ke penginapan membawa pengalaman melelahkan dan tak terlupakan.


pemandangan di jalan pulang

Bagi Anda yang berkunjung ke tempat ini, harap jangan meninggalkan sampah. Itu merusak keindahan dan keeksotisan tempat ini. Dan kalau hujan, sebaiknya Anda tidak ke sini dulu kkarena motor susah sekali lewat. Kecuali, kalau kalian nekat.

Bagi yang ingin camping bisa juga Anda menginap di tepian Danau. Jangan lupa bawa perlengkapan dan bekal yang cukup. Selamat berpetualang.

Post a Comment for "Menakjubkan, Inilah Telaga Biru Surga Tersembunyi di Jangkat Yang Harus Kamu Kunjungi"

Berlangganan via Email